Cara Menjual Lebih Mahal Dan Malah Laris Tanpa Harus Perang Harga

Cara Menjual Lebih Mahal Dan Malah Laris Tanpa Harus Perang Harga. Pernahkah Anda mendengar istilah produk premium? Bagi yang belum pernah tahu apa itu produk premium, tentu bukan produk bahan bakar Anda. Premium di sini mengacu pada tingkat kualitas produk. Dan ketika sebuah produk diberi label sebagai kata premium, umumnya produk tersebut memiliki nomor satu alias kualitas terbaik.

Ketika berbicara tentang produk berkelas tentu saja juga dibandrol dengan “kelas” juga. Nah inilah yang membuat hampir semua produk berkualitas teratas mayoritas memiliki pasar yang cukup sempit. Demikian pula, dalam proses pemasaran, ini jelas merupakan  Sebelum membahas tentang cara menjual produk dengan label harga tinggi, akan lebih baik jika kita memahami yang satu ini. Bahwa kondisi utama suatu produk dapat dijual dengan harga tinggi adalah harus memiliki lebih banyak “nilai”.

Nilai atau nilai jual berbeda dengan harga jual. Nilai jual adalah sesuatu yang terkandung dalam produk baik dalam bentuk fisik maupun non-fisik. Misalnya, nilai fisik jam tangan biasa yang telah dimodifikasi dengan taburan berlian tentu akan memiliki harga yang fantastis. Adapun nilai nonfisik misalnya adalah pabrik mobil yang hanya menghasilkan 3 unit di dunia, pasti akan memiliki nilai jual lebih banyak daripada yang banyak ditemukan di pasaran. Kesan eksklusif adalah nilai non-fisik dari produk, meskipun nilai aktual non-fisik masih banyak contoh.

Cara Menjual Lebih Mahal Dan Malah Laris Tanpa Harus Perang Harga

Inilah yang harus dipahami sebelum kita akan menjual produk dengan harga tinggi. Apakah produk kita sudah memiliki harga jual “layak” dengan harga yang ditawarkan. Jika memang produk kita memiliki keunggulan ini maka kita dapat mulai memasarkannya. Tetapi jika kita belum melihat nilai lebih dari produk-produk ini, lebih baik gali nilai pertama dari produk agar lebih laku di mata pelanggan.

Dalam beberapa artikel yang saya baca, salah satu poin terpenting ketika kita akan memasarkan produk dengan harga tinggi adalah, bagaimana menguasai prinsip pemasar kelas atas. Misalnya bisa kita lihat dari penjualan mobil mewah. Nah jika kita melihat secara menyeluruh, banyak perbedaan dalam hal teknik yang diterapkan oleh penjualan atau pemasaran mobil mewah dengan penjual pasar.

Pelajaran pertama adalah bahwa mereka tidak pernah membicarakan harga dengan segera. Ini adalah salah satu poin terpenting dalam memasarkan produk dengan harga jual tinggi. Ketika seorang pelanggan potensial tiba, hal pertama yang harus dilakukan adalah berbicara tentang pendapat klien. Coba gali lebih dalam apa yang diminati konsumen dan mungkin masalah apa pun yang pernah terjadi dengan produk serupa.

Dari sini, jika kita berhasil membuat konsumen lebih terbuka berarti kepercayaan konsumen sudah mulai tumbuh. Tetapi yang juga harus diperhatikan adalah jangan meminta terlalu mendikte dan terkesan mendikte. Memukul pelanggan potensial untuk “melampiaskan” keinginannya sendiri.

Langkah kedua Cara Menjual Lebih Mahal Dan Malah Laris Tanpa Harus Perang Harga adalah memulai menjembatani kebutuhan konsumen. Setelah kita tahu apa yang diinginkan dan masalah yang mungkin dihadapi konsumen, sekarang saatnya kita mulai mengorientasi nilai produk, seperti yang telah kita bahas sebelumnya. Faktanya adalah sebagian besar konsumen produk premium, memutuskan untuk membeli karena “nilai” yang ada di dalam produk. Jadi ada istilah bisnis kelas tinggi “jual nilainya, bukan produk”, nilai jualnya bukan barang!

Cara Menjual Lebih Mahal Dan Malah Laris Tanpa Harus Perang Harga

Masukkan nilai produk untuk memenuhi harapan pelanggan potensial. Pada tahap ini proses meyakinkan konsumen mungkin cukup lama. Tetapi seperti prinsip pemasar kelas atas, mereka tidak akan terburu-buru seperti pergi berburu konsumen. Sistem tindak lanjut langsung dengan terus memberikan berbagai manfaat potensial dari produk yang kami jual.

Demikianlah Cara Menjual Lebih Mahal Dan Malah Laris Tanpa Harus Perang Harga

Baca juga: Strategi Jitu Menang Melawan Perang Harga Tanpa Menurunkan Harga

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares